Green Tips

Bagaimana bikin listrik di rumah pakai solar panel

Minggu, 29 Maret 2009, 20:24

http://www.flickr.com/photos/chandramarsono/2283251419/

Menggunakan listrik dari tenaga surya di rumah? Wah menarik juga, tapi bukankah itu solusi yang mahal? Kan, PLN sudah menyediakan listrik yang lumayan murah. Lalu apa untungnya buat saya kalau menggunakan listrik ‘buatan sendiri'?

Semua tergantung dari kebutuhan yakni digunakan untuk apa PLTS ( pembangkit listrik tenaga surya ) yang kita pasang. Jika untuk mengcover seluruh peralatan rumah tangga pada umumnya saat ini, memang masih dapat dibilang kurang terjangkau dan sesuai.

Saat ini untuk menggunakan PLTS, perlu dibuatkan skala prioritas terlebih dulu. Dan berikut beberapa pertanyaan mendasarnya.

  1. Dimanakah saya tinggal ? Jika tidak ada atau akses PLNnya kurang baik (listrik PLN sering mati), PLTS bisa menjadi salah satu solusi sebagai sumber energi.

  2. Nah, bagaimana jika akses PLNnya sudah baik? Tentunya, untuk biaya jangka pendek, penggunaan PLN masih lebih murah sehingga jika kalkulasi biaya sebagai tujuan untuk mendapatkan yang lebih "murah", nampaknya PLTS masih belum dapat menjadi solusi karena PLTS masih bersifat investasi dimana membeli listrik beberapa tahun ke depan untuk dikonsumsi saat ini.

Apa keuntungan menggunakan listrik dengan solar panel?

  • Mengurangi biaya listrik jangka panjang (inget loh, kita kan pakai listrik seumur hidup!)
  • Mengurangi ketergantungan pada listrik dari batubara (horeee...emisi karbon saya turun!)
  • Menghindari dampak pemadaman saat harus mengejar deadline, sementara komputer tidak bisa dinyalakan :-)
  • Sedikit pamer ke teman-teman kita bahwa kita sudah bergabung dengan komunitas pengguna solar panel sedunia! (huhuuuyy..coolll..!!!)
  • Turut mengurangi pemanasan global karena sistem solarpanel menghasilkan energi yang ramah lingkungan yang tidak menyebabkan polusi.

Hmmm... tapi kenapa pakai solar panel sih?

Mayoritas listrik yang digunakan di Indonesia berasal dari pembangkit listrik dengan bahan baku batubara. Masalahnya, dari proses ini dikeluarkan banyak emisi karbon yang merupakan sumber terbesar penyebab terjadinya pemanasan global (global warming).

Sementara, permintaan kita untuk listrik makin hari makin besar. Coba lihat berapa alat di rumah kita yang tidak bisa berjalan tanpa listrik, dari lampu, telepon genggam, TV, hingga AC dan kulkas. Belum lagi penggunaan listrik yang boros. Akibatnya, pembangkit listrik kita tidak mampu lagi untuk memberikan listrik sebesar permintaannya. Makanya pemadaman makin sering terjadi.

Di sisi lain, kita kan tinggal di negara yang kaya akan cahaya matahari yang dibuktikan secara geografis letak Indonesia di Garis Khatulistiwa sekaligus sebagai Negara Tropis. Kenapa gak kita maksimalkan saja penggunaan cahaya matahari yang diberikan gratis oleh Tuhan?

Sistem solar panel

OK, saya berminat dengan solar panel... lalu, bagaimana dengan biaya pemasangannya?

1 Kita mulai dengan perhitungan dulu. Berapakah kebutuhan jumlah total beban di rumah yang akan menggunakan tenaga dari solar panel? Dari tagihan listrik, bisa dilihat tingkat konsumsinya dalam bentuk kWh (kilowatt per jam) setiap bulan misalnya. Nah dari situ kita bisa identifikasikan berapa kWh yang dibutuhkan tiap hari, misalnya 200 watt.

2 Pertanyaan selanjutnya adalah : Berapa lama beban yang totalnya 200 watt ini akan dihidupkan dengan menggunakan sistem solar panel ? Boleh kita ambil misalnya 12 jam. Jika 12 jam, berarti total konsumsi daya beban dalam sehari adalah 12 x 200 kWh = 2.400 watt.

3 Tentunya lebih diuntungkan jika beban yang menggunakan solar panel dinyalakan pada malam hari. Dengan begini, penggunaan baterai relatif tidak berat dan dimungkinkan jumlah baterai dapat pula dikurangi jumlahnya, karena listrik yang disupply tidak hanya oleh baterai tetapi sinar matahari masih turut memberikan supply.

Mari kita ambil contoh penggunaan sistem solar panel adalah pada pukul 18.00 s/d 06.00 (12 jam).

4 Nah, sekarang kita hitung berapa besar dan jumlah baterai yang dibutuhkan untuk mensupply beban sejumlah total 2.400 watt:

Jumlah total 2.400 watt perlu ditambahkan sekitar 20% yang adalah listrik yang digunakan oleh perangkat selain panel surya, yakni inverter sebagai pengubah arus DC (searah) menjadi AC (bolak - balik) (karena pada umumnya peralatan rumah tangga menggunakan arus AC), dan controller (sebagai pengatur arus) yakni menutup arus ke baterai jika tegangan sudah berlebih di baterai dan memberhentikan pengambilan arus dari baterai jika baterai sudah hampir kosong.

Sehingga jika ditambahkan 20%, maka total daya yang dibutuhkan adalah 2.400 x (2.400 x 20%) = 2.880 watt.

5 Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai) maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan 4 baterai (65 x 12 x 4 = 3.120 watt).

6 Dengan mendapatkan 3.120 watt ini, kita akan mendapatkan jumlah panel yang kita butuhkan, termasuk besarannya yakni sebagai berikut. Jika menggunakan ukuran panel yang 100 wp (watt peak), maka dalam sehari panel ini kurang lebih menghasilkan supply sebesar 100wp x 5 (jam) = 500 watt.

Adapun 5 jam didapat dari efektivitas rata-rata waktu sinar matahari bersinar di negara tropis seperti Indonesia, dan 5 jam ini sudah menjadi semacam perhitungan rumus baku efektivitas sinar matahari yang diserap oleh panel surya. Maka jika 1 panel yang 100 wp mampu memberikan listrik sejumlah 500 watt, didapatkan total panel yang dibutuhkan adalah sejumlah 3.120 watt / 500 watt = 7 panel (baiknya kita lebihkan).

7 Nah, kita sekarang sudah berhasil mendapatkan kombinasi antara jumlah panel surya dan baterai untuk mensupply listrik sejumlah total 3.120 watt yang dinyalakan selama 12 jam sehari dimana beban yang menggunakannya dinyalakan pada malam hari antara pukul 18.00 s/d 06.00 yakni : 7 PANEL SURYA YANG 100 WP DAN 4 BUAH BATERAI 65Ah 12 V.

Perihal harga, saat ini sistem ini (sudah berikut seluruh perangkatnya) adalah berkisar US$ 9 -10 per wattnya. Jadi jika menggunakan 7 panel yang 100 wp (sehingga totalnya = 7 x 100 wp), maka estimasi biaya kurang lebih 700 watt x US$ 10 = US$ 7,000.

Terima kasih atas bantuan PT Dynton untuk rangkum tips ini. Saat ini, PT. Dynton Persada Global sedang dalam masa promosi s/d Mei 2009 dimana pemasangan untuk sistem solar panel adalah GRATIS untuk daerah Jabodetabek.

Perusahan yang bisa memasang/menjual solar panel di Indonesia

PT Dynton Persada Global
PT Contained Energy
PT RDA Nusantara
PT Sundaya


Viewed: 925 | Beri peringkat tip ini: Baik (184)| Buruk (40)

Tags: listrik, energi, solarsel, rumah, matahari, solarpanel

Related Tips


  1. 1
    Arsan :
    Kamis, 26 Februari 2015, 21:05

    Kalau sy mau 1200 wt
    Berapa dana nya sih,,,,

  2. 2
    Bambang:
    Senin, 23 Februari 2015, 14:36

    PLTS memang mahal tetapi perencanaan tepat dapat menurunkan harga yang drastis.

    1.Panel 50WP 850rb.
    2.Aki 50Ah. 1500rb.
    3.Controler 250rb.
    4.Lampu LED DC 12V 5 Watt. 6Pcs 500rb.
    5.Total skitar 3jt rupiah untuk 3 tahun.
    Jadi skitar 3000 rupiah per hari.

    untuk 3 tahun selanjutnya untuk ganti aki Rp1500/ hari.
    6.Masih lumayan terjangkau.

  3. 3
    Bambang:
    Senin, 23 Februari 2015, 14:36

    PLTS memang mahal tetapi perencanaan tepat dapat menurunkan harga yang drastis.

    1.Panel 50WP 850rb.
    2.Aki 50Ah. 1500rb.
    3.Controler 250rb.
    4.Lampu LED DC 12V 5 Watt. 6Pcs 500rb.
    5.Total skitar 3jt rupiah untuk 3 tahun.
    Jadi skitar 3000 rupiah per hari.

    untuk 3 tahun selanjutnya untuk ganti aki Rp1500/ hari.
    6.Masih lumayan terjangkau.

  4. 4
    Hendra Hadi Johadi:
    Minggu, 15 Februari 2015, 09:45

    kalo buat penerangan lampu malam 20 lampu berapa biayanya?.. tolong no hp, whats up, pin bb kalo ada trims..

  5. 5
    Mas Im:
    Rabu, 11 Februari 2015, 15:22

    Update untuk temen2,,,
    Sudah upgrade menjadi 8x100wp,, more power.
    Klo perlu info, email aja. Saya gak enak nyebut merk, harga, vendor tempat saya membeli,, ntar kesannya iklan.


    Untuk Mas Sasetyo,
    Saya sudah survey literature mas ,,,
    Grid Tie Ok sih mas,, tapi melanggar Peraturan P2LT gak ?? item 3d mas. Memundurkan meteran.
    Dendanya bikin bulu kuduk berdiri nih ,,,


    Untuk Mas San
    Saya itung ulang mas.
    umur inverter 20thn,perbulan Rp 41.666
    Umur Panel 20 thn, perbulan Rp 25.000
    Umur batery 5 Thn, per bulan Rp. 106.667
    Other & tools, per bln Rp 20.000
    Perharinya ketemu Rp. 6.444

    Untuk Mas xxx yg kirim email.
    :) ,,, :)
    Klo dpt vendor yg lebih murah,,, share ya

  6. 6
    Sasetyo NOEGROHO:
    Selasa, 27 Januari 2015, 21:39

    Cobalah berpikir Out Of Box.

    bagaimana kalau listrik dihasilkan energy alternatif di jual ke pln? Atau memundurkan meteran saat listrik dihasilkan oleh energy altrrnatif.

    Contoh: solar panel yg dijemur disiang hari akan menghasilkan listrik, dengan bantuan INVERTER GRID TIE listrik DC tsb diubah ke AC.
    Apabila tidak ada beban pemakaian, maka aliran listrik tsb akan keluar ke jaringan distribusi PLN. Meteran PLN model analog piringan akan berbalik arah sesuai daya yang dihasilkan solar panel.

    Untuk meteran digital atau prabayar hal ini tidak berlaku kecuali ada undang-undang jual beli listrik antara penyedia jasa dan pembeli.

  7. 7
    San:
    Selasa, 27 Januari 2015, 11:42

    Dengan asumsi perhitungan dari Mas Im dimana hasilnya Rp 14.794/Hari , berarti PLTS ini masih lebih mahal bahkan dengan harga terbaru dari PLN saat ini (Rp 1352/kwh). Kondisi rumah 1 LCD (nyala +- 5-12 jam sehari), 3 lampu (24 jam), 5 lampu (5 jam), AC 0.5 PK (7 jam), lemari es (24 jam), rice cooker (24 jam), dispenser (24 jam), kipas angin (5-16 jam) dalam sebulan habis 180kwh (sekitar 250rb sebulan dengan pajak). Artinya 250rb/30 hari = Rp8.333,33 per hari.

  8. 8
    Lazuardi M Bersujud:
    Selasa, 27 Januari 2015, 07:49

    Saya mau bikin tegangan nya 450watt . kira-kira yg di butuhkan berapa solar cell ya om ? mohon bantuan nya . terima kasih

  9. 9
    Sumi Agna Wanara:
    Rabu, 21 Januari 2015, 23:48




  10. 10
    Sumi Agna Wanara:
    Rabu, 21 Januari 2015, 23:45

    Berapa harga panel surya 100 wp...?

  11. 11
    Budiman:
    Rabu, 21 Januari 2015, 14:59

    Tolong contact person yg bisa dihubungi.
    Saya mau install yg 7 panel utk dirumah.

  12. 12
    Mamimut:
    Senin, 19 Januari 2015, 21:50

    Kalo mau bikin kayak lampu penerangan jalan pakai solar panel itu biayanya brp ? Saya mau buat untuk lampu penerangan didepan rumah saja. Terima kasih

  13. 13
    Mas Im:
    Senin, 12 Januari 2015, 19:45

    Temen2,,
    Yg saya sharing ini mudah2an bermanfaat.

    Untuk Mas Arief,
    Japri aja di email.
    Whatsapp, Pin BB DLL ntar via email ajah.
    imam_sustiyono@yahoo.com

    Untuk Mas Ansar,
    Kalau kita punya energy 65A @12 Volt,, tidak bisa di kuras habis. Saya ambil hanya 40% saja.
    40%X65A = 26A @ 12 volt,, kira2 setara 312watt
    Jika dinyalakan 12 jam,, total daya lampu yg kita miliki 26 watt saja,, dkurangi loss di cabel sedikit,, let's say 25 watt.

    Untuk Mas Cah Alas,
    Pakai controller mas,, pilih yang MPPT,, spy tegangan tidak lebih dari 13 Volt yg nge-cas ke Aki. Trus energi aki nya jangan di kuras habis.
    Insyaallah aki nya awet.

    Untuk Mas Sarip Tapran,
    4000 watt itu gede lho mas,,, pakai system yg 48 volt. hitungan saya biaya berkisar 140-150Juta.
    Seharga Avanza 1 unit ,,,, hehehe.

    Wassalam ww.

  14. 14
    Arief:
    Rabu, 07 Januari 2015, 13:43

    Buat Mas Im, minta nomor kontaknya dong ?? ingin sharing.Tks

  15. 15
    Cah Alas:
    Rabu, 07 Januari 2015, 02:44

    Di rumah saya sudah 11 tahun sepenuhnya pake sel surya..
    1. Panel 50 watt aki 70AH hanya untuk menyalakan 8 lampu.
    2. Panel 50 watt aki 70AH untuk keperluan lain (jarang dipake).
    3. Panel 100 watt aki 100AH untuk tv nonstop..

    Kenapa umur aki hanya mampu bertahan 3-5 tahun. Tanpa kontroler....
    Mohon bantuannya agar usia aki bisa lebih lama.

  16. 16
    Anshar:
    Senin, 05 Januari 2015, 11:09

    Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai) maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan 4 baterai (65 x 12 x 4 = 3.120 watt).
    --------------------------------------


    RUMUS yang bapak Buat salah Besar, setelah di bagi 12Volt (rata-rata tengan AKI Konvensional) seharusnya 240 Ampere itu hanya untuk Penggunaan selama Perjam, Jadi seharunya dikalikan 12 (dengan asumsi 12 Jam penggunaan yaitu dari pukul 18.00-06.00, Lalu dapat dicari berapa sebenarnya kebutuhan PANEL dan Kapasitas AKI.
    (Contoh sesuai dengan asumsi Bapak itu memerlukan PANEL SURYA SEBANYAK 24 unit masing-masing 100wp dan membutuhan AKI sebanyak 48 unit masih-masih 65 AmH)
    maaf sanggahan ini butuh pnjelasan lebih dalam, tolong di emailkan lebih detail perhitungan dan penggunaan PLTS dirumah atau kantor.

  17. 17
    Mas Im:
    Selasa, 23 Desember 2014, 19:40

    Permisi teman2 .. sharing aja nih ,,,

    Soal harga, sebenarnya udah turun. Tp krn dollar naik, harganya PLTS sekarang jadi naik juga.
    Kita perlu intensive pajak krn sebagian besar impor.

    Hitungannya lebih murah dari sebungkus rokok lho ...

    Saya bangun pas dolar Rp9800 dengan konsep "SYSTEM GROWTH".
    4x100 wp khusus buat lampu, dengan controler mppt hibrid, system 24 volt habis nya 27Juta. Pasang sendiri, alias tukang gratis ,,, hehehe :)
    Dapet energy untuk 23 lampu LED 7 watt 7-8 jam sehari. Mampu bertahan 2 malam jika tidak ada sinar matahari.

    Jika system bertahan 5 tahun, biaya listrik per hari 27Jt/(5x365) = Rp 14.794/Hari
    Masih lebih murah dari harga sebungkus rokok khan ??,,, heheh ,, :)

    Yg belum ketemu jawabnya,,, ini lebih murah dari PLN gak ya ???

  18. 18
    Kok Masih Mahal To..? Minat Tapi Kok Mahal Ya:
    Selasa, 23 Desember 2014, 17:23

  19. 19
    Ahmadi:
    Selasa, 16 Desember 2014, 23:30

    yess mantap

  20. 20
    Zulkarnain:
    Minggu, 14 Desember 2014, 09:01

    untuk diperkotaan mana yang lebih efektif penggunaan listrk tenaga surya atau PLN yang harganya mengikuti pasar, untuk di kota tangerang dimana tempat menjual listrik tenaga surya tersebut, trimakasih

  21. 21
    Doniasraft:
    Sabtu, 13 Desember 2014, 17:16

    Ya ha ha... Plts.. Jman uda maju bung.. Sekrang q ada pnemuan baru.. Yg lbih cnggih , gk brisik , gk prlu prawatn, lbih rmah lingkungan.. Gk pke bhan bkar, gk pake tnaga air, atau angin atau apapun lh itu nma ny.... Pkok ny gk ada mkan biaya sedikit pun deh. 24 jam on truz pun bisa.. Cuma pnemuan q ne msih q rhasiakn.. Krna saat ne q lom punya modal... Tpi klo ada yg mo gbung ma aq truz minjemin modal ma aku, brkisar 100jta.. Bsa kta kolaborasi buat gebrakn baru... Yaitu pembangkit listrik tanpa bahan bakar... Yg minat yooo inbox di :


    doniasraft@gmail.com

    Wassalam...

  22. 22
    Adianto:
    Kamis, 20 November 2014, 22:00

    ku itung2 modalnya sama dg pln. tp drpd bgantung pln (yg mlbatkn orla ut oprasian n blm tntu slalu nyala saat qt buth) sy lbih memilh plts yg bisa qt atur sesuai slera qt. ,uslku tlg yg py produk hrgany dturunin donk, ntar kubantu promosiin ke kampung2 hehe...

  23. 23
    Rendra:
    Rabu, 19 November 2014, 17:30

    7000 dolar itu 70jeti mz bro. Mhl bingitt
    Salah x

  24. 24
    Rendra:
    Rabu, 19 November 2014, 17:30

    7000 dolar itu 70jeti mz bro. Mhl bingitt
    Salah x

  25. 25
    Franky, Mas Imam Dibatam Dijual Didaerah Mana Y, Toko Apa?:
    Rabu, 05 November 2014, 11:10

  26. 26
    Heri:
    Minggu, 02 November 2014, 09:46

    Saya tertarik mengingat saya tak dapat pasokan listrik dri pln.untuk mengembangkan usaha saya sbgai tkang reparasi ponsel kecil2an saya ingin sekali bsa menghidupkan solder dan komputer sebagai modal utama saya tapi listrik masih menjadi inpian saya,mohon bantuan untuk pengadaan tenaga listrik termurah...

  27. 27
    Heri:
    Minggu, 02 November 2014, 09:35

    arel.amigo@gmail.com

  28. 28
    Dzulkifli:
    Selasa, 28 Oktober 2014, 06:48

    hitung-hitungan admin ngawur..

  29. 29
    Hiskia:
    Rabu, 15 Oktober 2014, 18:16

    Beberapa tahun lalu harga tenaga surya sangat2 mahal, tapi konon katanya sekarang sudah sangat turun n terjangkau.
    Pertanyaan saya, berapa harga perangkat tenaga surya untuk penggunaan 100 watt?
    Terimakasih.

  30. 30
    Budi Pram:
    Senin, 06 Oktober 2014, 15:53

    Saya ingin membantu permukiman transmigrasi dengan PLTS, tolong diinformasikan type apa yang cocok untuk itu, dan bahwa kebutuhan listrik pada umumnya hanya 100 s/d 500 watt per rumah, karena hanya membutuhkan untuk penerangan dengan lampu 3 s/d 4 titik, menyalakan radio dan televisi, serta cahrge Hand Phone. Dan bagaimana perawatannya? diharapkan mudah dan sederhana serta awet hingga 3 s/d 4 tahun ke depan.
    Demikian, terimakasih !!

  31. 31
    Gede Meindra Parwatha:
    Minggu, 05 Oktober 2014, 01:08

    tlg bisa saya ikut pasarkan dibali krn kami ada cv hijau karya sentosa siap bantu makasih..

  32. 32
    Yadi:
    Kamis, 02 Oktober 2014, 20:09

    saya ingin sekali belajar pemasangan PLTS..apalagi jadi mata pencahariaan ,kedepannya prospek yang baik...apalagi kalau terjangkau harganya...

  33. 33
    Govind:
    Kamis, 02 Oktober 2014, 20:00

    Saya ada panel tenaga surya yg masi digunakan ..skrg di desa saya uda ada pln, saya ada rencana mau gunakan panel para tetangga untk keperluan listrik rumah saya..yang mau saya tanyakan gimana caranya untk menggabungkan panel dan batre supaya bisa untuk tv,pompa air(tiap rumah 50w 1 buah batre) "kalau ada yang butuh bisa hubungi 082361627220 "

  34. 34
    Abdul Khaliq:
    Minggu, 28 September 2014, 10:35

    Dear all,
    Salam kenal,
    Tks atas artikelnya yang sangat menarik, menambah wawasan dan sangat bermanfaat.
    Sedikit komentar dan tanggapan:
    1. Saya setuju penggunaan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)di Indonesia. Secepatnya diterapkan dan digalakkan, mengingat:
    - Sinar matahari di Indonesia (katulistiwa) selalu ada sepanjang tahun dibanding dengan negara lain.
    - Mengurangi ketergantungan penggunaan batubara dan solar/diesel oleh PLTU nya PLN. Batubara dan solar semakin menipis, harga cenderung naik dan tarif listrik PLN ikut naik.
    - Intensitas cahaya matahari di Indonesia amat sangat kuat di banding negara lain sehingga performansi penggunaan PLTS lebih efisensi.
    2. Namun PLTS masih relatif mahal, sebagai contoh untuk daya 450 Watt (rumah tangga kecil) harus merogoh kocek sekitar Rp.97jt.
    3. Perlu dukungan, bantuan dan peran aktif dari pemerintah untuk menggalakkan pemakaian energi alternatif ini (energi matahari).
    4. Segera upayakan produk lokal (PV, Controller, Inverter, battery) sehingga harga per unit Wp diharapkan bisa lebih murah.
    Maaf bisa komentar saya tidak relevant.
    Regards.

  35. 35
    Imam Ardianto:
    Sabtu, 27 September 2014, 18:38

    sekarang harga panel surya sudah agak murah daripada beberapa tahun yg lalu,...sebagai patokan harga di BATAM sekarang,yg 50 WP,berkisar 850 rb.

  36. 36
    Imam Ardianto:
    Sabtu, 27 September 2014, 18:37

    sekarang harga panel surya sudah agak murah daripada beberapa tahun yg lalu,...sebagai patokan harga di BATAM sekarang,yg 50 WP,berkisar 850 rb.

  37. 37
    Danang Wijayanto:
    Jumat, 26 September 2014, 13:31

    bukannya malah tambah boros dr segi daya.. di point 6 dijelaskan penggunaan solar 7 panel x 500 : 3500watt
    sedangkan kebutuhan rumah tangga berkisar 2400watt (dr point 1)

    kalo 3500watt menghasilkan 2400watt

  38. 38
    Sarip Tapran:
    Rabu, 10 September 2014, 12:10

    Mohon dibantu perhitungan untuk keperluan rumah tinggal dgn kapasitas 4000 watt, digunakan selama 12 jam
    1. Brp unit solar panelnya,
    2. Brp unit battery, ...xAh
    3. Controller dan inverternya
    Kira-kira berapa nilai investasinya.
    Terima kasih.
    Wasalam,
    Sarip Tapran

  39. 39
    Dahwan:
    Rabu, 27 Agustus 2014, 12:43

    berapa biaya untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya ini sebenar 3000 watt???

  40. 40
    Yogus Rifani:
    Selasa, 19 Agustus 2014, 22:06

    Membaca artikel dan menyimak komentar rekan terdahulu.membuka pengetahuan saya.
    energy surya bagus, hitung manfaat, ekonomis, dan keperluan.
    kami yg di pedalaman kalimantan, belum tersentuh listrik PLN banyak menggunakan Energy surya, walaupun harga+ biaya kirim relatif tinggi.

    Namun jika kita bijak memahami keperluan, Maka Energi surya adalah Listrik mandiri sesungguhnya<dimana apa bila kita boros listrik maka daya tersedia akan habis/ tekor accu.
    penggunaan energi surya, mendidik kita untuk berhemat daya, disiplin dalam penggunaan energy( setrum accu)dengan tidak menyalakan lampu kalau tidak diperlukan.memupuk kemandirian dari sumber daya yg tersedia dirumah kita. Mendidik kesabaran karena tak akan memarahi PLN jika lampu yg klita miliki padam hahaha..
    Tapi disini saya sedikit berbagi, pengalaman.
    energy surya di utamakan untuk keperluan Primer,seperti penerangan, charger HP. mungkin buat radio boleh. bukan buat keperluan Listrik Skunder.gunakan sesuai kemampuan membeli perangkat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yg kita mampu, OK

    Perangkat mini solar cell ini mungkin bisa jadi alternatif, buat yg gak / belum ada jaringan PLN di daerahnya. http://cache.inkuiri.com/stores/bukalapak.com/elektronik/appliance/alat-penerangan/toko-machdarina-solar-cell-power-system-listrik-energi-matahari-trigger.b685ee9d7bec0cb1d29f855ab03ccafeb8305023.id

    Atau Bisa gunakan Energi dari Air, micro Hidro, Atau Tenaga angin Win Turbine, Atau Re cycele,
    seperti ini http://www.youtube.com/watch?v=Z-Ea8xVt0yk Atau seperti ini http://www.youtube.com/watch?v=DCoc1IqYIkc atau ini juga bisa di aplikasi http://www.youtube.com/watch?v=jsnPeVhWnVk
    Atau seperti sodara kita di kampung ini http://www.youtube.com/watch?v=4o9p7T925BY

    Pilihan ada pada anda , silakan hitung keperluan dan kemampuan finansial. ^_^.
    Namun seperti dikampung saya masyarakat indonesia cenderung Konsumtif, jika lapu udah nyala, maunya lemari es juga boleh dibeli. perangkat elektronik demi kenyamanan dan gengsi dibeli (walau kredit) qiqiqiqi..
    Oke, selamat buat anda. hidup susah jangan dibuat susah, gunakan akal buat kebaikan bersama.. Komentar negatif selalu ada, sampai jumpa...

  41. 41
    Yudas Firmansyah:
    Sabtu, 09 Agustus 2014, 17:49



    Www.sundaya.com ( PT. SUNDAYA INDONESIA )

    Kami pabrikan yang siap mengerjakan proyek tenaga surya, baik itu proyek kecil maupun besar, ataupun rumahan.

  42. 42
    Mridwan:
    Jumat, 18 Juli 2014, 12:36

    Sya sdh lma ingin punya prangkat solarsystem ini cman kendala nya pngetahuan sya tntang hal ini sangat minim jdi stlah sya tau tntnang ulasan ini
    Sya sangat trbantu dan membangkitkan minat saya lgi
    Tpi mgkin mslah biaya jdi hambatan

  43. 43
    Mridwan:
    Jumat, 18 Juli 2014, 12:36

    Sya sdh lma ingin punya prangkat solarsystem ini cman kendala nya pngetahuan sya tntang hal ini sangat minim jdi stlah sya tau tntnang ulasan ini
    Sya sangat trbantu dan membangkitkan minat saya lgi
    Tpi mgkin mslah biaya jdi hambatan

  44. 44
    Hengki Liberty Siauta:
    Selasa, 15 Juli 2014, 15:52

    Saya sangat tertarik dengan pembangkit yang ramah lingkungan, bagaimana dan dimana saya bisa mempelajari atau di training untuk instalasinya.

  45. 45
    Sasetyo Noegroho:
    Jumat, 04 Juli 2014, 03:06

    harga solar panel sudah turun dikisaran harga usd 2/watt.

    bulan juni 2014 saya tanya ke salah satu ruko di mangga dua harco menjual solar panel 100 watt tipe polycrystaline di kisaran idr 1.300.000 dan monocrystaline seharga idr 1.800.000.

    semoga membantu.

  46. 46
    Ongko:
    Selasa, 01 Juli 2014, 13:16

    Numpang tanya pak.

    saya punya sepeda listrik dengan aki vrla (12vdc x 4 unit x 17 ah) yang berarti total dayanya 408 watt.
    kalau saya ingin mencharge akinya dengan solar panel. apa saja yang saya butuhkan? apakah solar cell dengan solar regulator saya cukup?.
    Berapa solar cell kah yang saya butuhkan?
    note: kapasitas charger bawaannya 48vdc 2Ah.

    terima kasih sebelumnya.

  47. 47
    Martinus Buranna:
    Senin, 16 Juni 2014, 10:07

    Berapa ukuran p x l dari panel tenaga surya 50 wp

  48. 48
    Tommy:
    Selasa, 10 Juni 2014, 23:28

    ngapain pake inverter, pake sj lampu led 12v banyak2 dijamin awet tuh aki. inverter buat nyalain elektonik sj. hemat tuh

  49. 49
    Eka Miniarti:
    Selasa, 13 Mei 2014, 11:51

    Bilangin dong sm pemerintah untuk menghemat batu bara indonesia beralih menggunakan listrik tenaga surya. Pd saat minyak tanah beralih k gas. Masa ga bisa kita kan cinta lingkungan. Demi anak turun kita nanti.

  50. 50
    Eka Miniarti:
    Selasa, 13 Mei 2014, 11:46

    Kalo mau beli alatnya ada ga ya kita tinggal terina pasang. Dan dananya kena berapa ya?

  51. 51
    Ali S:
    Senin, 03 Maret 2014, 10:26

    Solar cell penanggulangan yang tepat yng diprogram oleh pak kwik kian beberapa tahun yang lalu,hanya saja bajingan" perampok NKRI yang tidk menginginkan ini terjadi.biar PLN kita dikorup oleh cukong" bangsat.(Jangan ragu tuk memiliki solar cell di rumah" anda sbagai penyupai aliran listrik drmh kalian)

  52. 52
    Ali S:
    Senin, 03 Maret 2014, 10:26

    Solar cell penanggulangan yang tepat yng diprogram oleh pak kwik kian beberapa tahun yang lalu,hanya saja bajingan" perampok NKRI yang tidk menginginkan ini terjadi.biar PLN kita dikorup oleh cukong" bangsat.(Jangan ragu tuk memiliki solar cell di rumah" anda sbagai penyupai aliran listrik drmh kalian)

  53. 53
    Fredyto:
    Kamis, 06 Februari 2014, 00:43

    Wahhh..abis baca2 komenan ini jadi ga semangat buat bli solar cell??? Keluarga besar saya tinggal diflores, maumere tepatnya di daerah bola..dsana pasokan listrik sangat minim sekali..ingin sekali membantu keluarga dsana dg teknologi ini..tp ternyata blm se"gurih" ap yg telah dibicarakan diluar sana..hehehe

  54. 54
    Hengki:
    Minggu, 19 Januari 2014, 06:04

    bgm cara/susunan'xa tuk parallel yg lbh dr 1 accu...contoh'xa qt 4 atau 6 accu

  55. 55
    Muhammad Ghufron :
    Minggu, 22 Desember 2013, 20:23

    Salam pak Admin,

    Saya ingin tanya untuk panel surya nya itu sendiri kira kira tahan terhadap gangguan gak ya ? seperti misalnya kalau panel surya tersebut diletakkan diatas genteng rumah, kemudian diatas genteng rumah sering ada gangguan seperti kucing bertengkar atau di patok burung ... apakah itu dapat merusak panel surya,
    terima kasih sebelumnya

  56. 56
    Yani Ardhani:
    Selasa, 10 Desember 2013, 18:19

    dari contoh tadi 240 ampere tadi buat 12 jam mas bero radamsyah hehehe....bukan buat perjam kan dikatakan misalnya 1 jam mengkonsumsi 200 watt

  57. 57
    Surya:
    Selasa, 06 Agustus 2013, 07:07

    @ramadhan,

    Justru cara Anda menghitung yg salah. Kan, kebutuhan lidtriknya cuna 200 wat dan sudah dikali 12 jam. justru cara Abda menghitung redundant.

  58. 58
    Ramadansyah :
    Kamis, 11 Juli 2013, 03:58

    KLARIFIKASI

    Kepada Admin Yth.

    -----------------------------

    Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai) maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan 4 baterai (65 x 12 x 4 = 3.120 watt).
    --------------------------------------


    RUMUS yang bapak Buat salah Besar, setelah di bagi 12Volt (rata-rata tengan AKI Konvensional) seharusnya 240 Ampere itu hanya untuk Penggunaan selama Perjam, Jadi seharunya dikalikan 12 (dengan asumsi 12 Jam penggunaan yaitu dari pukul 18.00-06.00, Lalu dapat dicari berapa sebenarnya kebutuhan PANEL dan Kapasitas AKI.
    (Contoh sesuai dengan asumsi Bapak itu memerlukan PANEL SURYA SEBANYAK 24 unit masing-masing 100wp dan membutuhan AKI sebanyak 48 unit masih-masih 65 AmH)

    By Ramadansyah, SE
    ramadansyah@gmail.com

  59. 59
    Ramadansyah :
    Kamis, 11 Juli 2013, 03:58

    KLARIFIKASI

    Kepada Admin Yth.

    -----------------------------

    Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai) maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan 4 baterai (65 x 12 x 4 = 3.120 watt).
    --------------------------------------


    RUMUS yang bapak Buat salah Besar, setelah di bagi 12Volt (rata-rata tengan AKI Konvensional) seharusnya 240 Ampere itu hanya untuk Penggunaan selama Perjam, Jadi seharunya dikalikan 12 (dengan asumsi 12 Jam penggunaan yaitu dari pukul 18.00-06.00, Lalu dapat dicari berapa sebenarnya kebutuhan PANEL dan Kapasitas AKI.
    (Contoh sesuai dengan asumsi Bapak itu memerlukan PANEL SURYA SEBANYAK 24 unit masing-masing 100wp dan membutuhan AKI sebanyak 48 unit masih-masih 65 AmH)

    By Ramadansyah, SE
    ramadansyah@gmail.com

  60. 60
    Ramadansyah :
    Kamis, 11 Juli 2013, 03:58

    KLARIFIKASI

    Kepada Admin Yth.

    -----------------------------

    Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai) maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan 4 baterai (65 x 12 x 4 = 3.120 watt).
    --------------------------------------


    RUMUS yang bapak Buat salah Besar, setelah di bagi 12Volt (rata-rata tengan AKI Konvensional) seharusnya 240 Ampere itu hanya untuk Penggunaan selama Perjam, Jadi seharunya dikalikan 12 (dengan asumsi 12 Jam penggunaan yaitu dari pukul 18.00-06.00, Lalu dapat dicari berapa sebenarnya kebutuhan PANEL dan Kapasitas AKI.
    (Contoh sesuai dengan asumsi Bapak itu memerlukan PANEL SURYA SEBANYAK 24 unit masing-masing 100wp dan membutuhan AKI sebanyak 48 unit masih-masih 65 AmH)

    By Ramadansyah, SE
    ramadansyah@gmail.com

  61. 61
    Wiwiek Purnama:
    Jumat, 17 Mei 2013, 14:39

    Bp yang terhormat, maaf sy mau minta sedikit penjelasan pemasangan mengingat sekarang lagi mulai memasang solar panel.
    pertanyaannya saya :
    1. bisakan solar panel monocrystalin digabungkan secara pararel dengan polycrystalin dengan catatan open circuit voltnya sama...untuk menghasilkan ampere yang lebih besar?
    2. Adakah dampak secara signifikan yang ditimbulkan akibat penggabungan itu, terhadap faktor cuaca mendung seharian maupun cerah ?

    Demikian pertanyaan saya, sebelum dan sesudahnya terima kasih

    Salam
    FC Wiwiek

  62. 62
    Sepatu Futsal Prodirectsoccerindonesia:
    Kamis, 16 Mei 2013, 06:57

    untuk orng2 sperti saya yg peduli akan lingkungan sebenarnya penggunaan panel surya adalah suatu alternatf dalam menekan angka polusi,

    hnya saja sperti yg sdh disebut d atas...
    biaya investasi yg membengkak tinggi membuat saya untuk perlu merekonstruksi ulang pemikiran untuk memakai panel surya dalam waktu dekat ini ..

    hopely
    panel surya bisa terjangkau dengan harga lebih murh

    btw terima kasih untuk informasi perhitngan daya, bea dll

    nice sharing

    salam

    Prodirectsoccer Indonesia
    Toko Online Sepatu Futsal, Bola, Glove, Baselayer, Jersey Original Terlengkap

    http://www.prodirectsoccerindonesia.com

  63. 63
    :
    Senin, 04 Februari 2013, 21:50

  64. 64
    Bello Ventures LTD:
    Sabtu, 17 November 2012, 19:52

    Dear Sir/Madam,

    We are interesting in buying your products in large quantity. Kindly send your products details and FOB prices.
    Waiting your quick responds .

    Best regards,
    Ameru Bello,
    (CEO) Bello Ventures Limited,
    Aba, Abia State, Nigeria.

  65. 65
    Ucok:
    Selasa, 13 November 2012, 19:36

    Menurut saya alternatif terbaik adalah dgn mengganti lampu dgn LED. Tp harga masih mahal di kisaran 150rb untuk yg 9watt= 60 watt daya terangnya.
    Alternatif kedua paling beli battere yg disebutkan diatas sekalian pengecasnya serta inverter. Dicas di siang hari pake listrik pln, dan di aktifkan malam hari pengganti pln. Kenapa harus pagi atau siang? Karna pada waktu ini konsumsi listrik kita sedikit, lampu tidak terpakai. Tapi blom tau juga sich konsumsi alat pencas battere berapa watt?

  66. 66
    Teguhpisan:
    Senin, 29 Oktober 2012, 11:48

    Harganya masih tak terjangkau, kalau biaya bulanan listrik saya setaip bulan 200.000 maka harga segitu equivalen dengan pemakaian listrik saya selama 29 tahun dengan asumsi tanpa kenaikan tarif listrik atau 25 tahunlah dengan asumsi kenaikan listrik dengan jumlah pemakaian yang lebih dari 200 watt.pro lingkungan tapi sangat tidak ekonomis:( nunggu energi alternatif lain yang lebih ramah kantong deh

  67. 67
    Widjaya:
    Kamis, 25 Oktober 2012, 14:42

    jika ada yg minat dengan mini pembangkit energi bahan bakar air dalam kolam-energi terbarukan-hemat tempat garansi 5 thn-hub tatakaryaprima@yahoo.com

  68. 68
    Lean:
    Rabu, 01 Juli 2009, 11:05

    Menarik sekali, tapi sayang modal yang dibutuhkan sangat besar. Buat rumah tangga dengan keuangan menengah seperti blm bisa menjadi alternatif yang tepat sebagai pengganti listrik PLN

  69. 69
    Antonius Widiarso:
    Minggu, 28 Juni 2009, 00:20

    @ Pak Iwan : Untuk sementara waktu memang pemanfaatan tenaga surya ini relatif belum terjangkut. Sampai dengan saat ini proyek - proyek tenaga surya dari pemerintah yang masih mendominasi ketersebaran penggunaannya. Untuk sektor swasta, rata - rata mereka melihat dari sisi investasi, dan jika memang demikian, penggunaan tenaga surya ini nampaknya memang kurang menarik.. BEP-nya bisa lebih dari 10 tahun - suatu jangka waktu yang belum terlalu menarik. Sehingga hal diprioritaskan sebaiknya tidak dari sisi investasinya, tetapi lebih ke energi yang hijau, ramah, terbarukan, dan pastinya tidak lagi tergantung kepada supply listrik PLN yang notabene rantai dari mulai hilir ke hulunya begitu panjang.. Karakter inilah yang sungguh berbeda dengan pemanfaatan tenaga surya yang mandiri penuh dimana di tempat itu jugalah listrik dapat langsung dihasilkan...

    @ Pak Aimee : Alternatif apa Pak yang Bapak maksudkan ? Kalau solar panel untuk kebutuhan rumah tangga, solar home system-lah yang paling sesuai. Dan karena sistem Solar Home System didominasi oleh panel surya ( dari kumulatif total harganya ) dan ironisnya di negeri Indonesia yang kaya bahan mentahnya ini belum bisa memproduksi panel surya sendiri, maka praktis berimbas kepada harganya yang belum terlalu menarik. Untuk membuat panel surya, investasi yang dibutuhkan sangat besar. Industri ini tergolong padat modal dan padat karya dan mengapa harga silikon masih tinggi, adalah salah satunya disebabkan oleh bahan baku yang masih harus bersaing yang tidak hanya digunakan oleh pembuatan panel surya, tetapi juga untuk industri semi konduktor lainnya yang notabene seluruh komponen elektronika membutuhkan ini.
    Sungguh saya bahwa panel surya ini tidak dapat dilakukan produksinya pada skala rumah tangga. Meskipun bisa, nilai ekonomisnya tidak dapat tercapai...

    Semoga Bermanfaat,
    Salam Green,
    Antonius Widiarso
    www.dynton.com

  70. 70
    Aimee:
    Sabtu, 27 Juni 2009, 16:31

    Saya sangat setuju dengan pemanfaatan tenaga matahari sebagai upaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup.
    Hanya satu hal yang ingin saya tanyakan, apakah ada alternatif lain yg bisa dilakukan untuk membuat listrik dari solar panel? Krn saya berasal dr keluarga biasa saja, dan saya bekerja dengan gaji yg hanya pas2an untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

  71. 71
    iwan:
    Selasa, 14 April 2009, 16:47

    wahhh... bagus bgt tuch... gw setuju baget buat manfaatin energi yg emang ramah lingkungan!! tapi sayang baget masih mahal yach harganya... gimana kalo minta subsidi ama pemerintah, bisa g yach ???

  72. 72
    sularsi:
    Selasa, 14 April 2009, 09:54

    setuju sekali dengan mengoptimalkan ciptaan Allah dan sekaligus untuk menghemat penggunaan batubara yang tak tergantikan. saya pernah ke NTT (Atambua dan Rote) listrik pasokan listrik sangat langka dan memprehatinkan untuk keperluan operasi di suatu RS Daerah yang sering padam tiba2. alangkah tepat sasaran jika pemasaran listrik biodesel ini di daerah yang minim akses untuk listik.
    bravo bio desel

    salam
    Sularsi

Tulis Komentar

Masukkan teks di samping ini (tidak case sensitive) »