Green Tips

Tips kurangi bahaya limbah elektronik

Senin, 16 Februari 2009, 07:11

http://www.flickr.com/photos/techbirmingham/345897594/

Setiap tahun, antara 20-50 juta ton limbah elektronik (e-waste) dibuang tanpa diproses dengan cara yang ramah lingkungan, menurut data PBB. E-waste bisa menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan manusia karena ia adalah sumber toksin, termasuk zat karsinogenik. Setelah dibuang, zat dari e-waste masuk ke tanah, kemudian ke air, dan akhirnya dapat mencemari rumah kita melalui keran air.

Ingat robot lucu di film Wall-E? Di film tersebut, manusia sudah pindah dari dunia ke luar angkasa untuk menghindari sampah yang sudah mengancam kehidupan seluruh dunia. Jangan-jangan hal itu akan menjadi kenyataan!

Apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari ancaman e-waste?

  • Mengurangi pembelian alat elektronik yang tidak menjadi prioritas.
  • Beli produk yang dapat di-upgrade dengan mudah.
  • Kalau tidak rusak, jangan beli HP baru dong! Emang berapa banyak HP yang dibutuhkan?
  • Pilih baterai yang bisa diisi ulang (rechargeable). Walaupun sedikit lebih mahal, tapi bisa dipakai ulang.
  • Olah e-waste kamu secara ramah lingkungan. Baterai dan CD bekas bisa diantar untuk didaur ulang ke:
    • JAKARTA
      Jl. Pakubuwono 6 No. 99 (blkg Apotik Century)
      Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
      cp: Bayu Wardhana (0817 128 615)

    • BANDUNG
      Tobucil
      Jl. Aceh No 56
      CP: Tarlen, Telp: 022 4261548
  • Bagi yang bekerja di pabrik yang memproduksi e-waste berskala besar, bisa kunjungi perusahan WMI untuk melakukan pengolahan limbah yang ramah lingkungan.
  • Hubungi perusahaan yang memproduksi e-waste dan tanyakan apakah limbah tersebut diproses? Di mana? Bagaimana caranya? Kalau perusahaan tersebut sadar bahwa ada yang peduli dengan sampah mereka, ada kemungkinan mereka akan mulai peduli juga.

Viewed: 834 | Beri peringkat tip ini: Baik (47)| Buruk (22)

Tags: limbah, sampah, baterai, elektronik, daurulang, ewaste, wmi, tobucil, jakarta, bandung

Related Tips


  1. 1
    Anis Khoyrunnisa:
    Jumat, 26 Juni 2009, 20:50

    kalo bisa, penjelasannya lebih detail dunn...

  2. 2
    danu ariawan putra:
    Kamis, 16 April 2009, 19:21

    mudah mudahan di setiap artikelnya di kasih penjelasan yang mendetail....
    biar jadi lebih tahu..

Tulis Komentar

Masukkan teks di samping ini (tidak case sensitive) »